PERESMIAN SEKOLAH ALAM DIBUKA BUPATI BANGKA BARAT
Bangka Barat _ Bupati Bangka Barat H. Sukirman, S.H meresmikan Sekolah Alam Taman Wisata Edukasi Muntok Tahun 2021 yang disertai penandatanganan Prasasti Sekolah Alam yang terletak di Gang lengkeng Desa Belo selasa _ 29/6/21.
Dalam sambutannya Bupati berkata “ Telah hadir Sekolah Alam pertama kalinya yang ada di Kabupaten Bangka Barat, ini merupakan hal yang baik untuk kita semua dan sebagai contoh bagi sekolah alam lainnya “ ujarnya
H. Sukirman, S.H berharap walaupun di masa pandemi ini kita bisa tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan juga dengan sekolah alam ini Pemerintah Kabupaten Bangka Barat ikut mendukung dan bersinergi akan berdirinya seoklah alam ini danuntuk kedepannya bisa membentuk karakter anak yang cinta alam dan lingkungan sekitar untuk membentuk generasi anak yang terampil, cerdas di era digital ini “ harapnya”
Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat akan mendukung dan bersinergi keberadaan sekolah alam ini serta mengajak Chairul Amri Rani beserta jajarannya agar tetap semangat dan jangan berhenti berbuat yang terbaik untuk kemajuan Pendidikan yang ada di Bangka Barat yang kta cintai “pungkasnya”
Ketua Panitia Sekolah Alam Suryadi berkata “Alhamdulillah Sekolah Alam ini di buka sedikit demi sedikit dan terwujud berkat dukungan Pemerintah Daerah Kabuapten Bangka Barat dan Swasta yang ada di Bangka Barat “ujarnya
“Terima kasih Kepada Pemerintah Bangka Barat atas pelaksaannya sampai hari ini bisa berjalan dengan lancar” kata suryadi
Sebagai Kepala Sekolah Alam Chairul Amri Rani berkata “ tujuan sekolah untuk membentuk potensi bakat anak seperti apa bukan akademi yang jadi prioritas tapi membentuk karakter anak itu seperti apa keinginan anak tersebut dan akan kita ajarkan tentang akhlak serta prilaku si anak sehari hari dengan kejenuhan anak di ruang kelas bisa datang dan belajar di Sekolah Alam Wisata Edukasi ini “ ungkapnya
Dalam penuturannya Yulius Trinanda sebagai Ketua Pengurus Sekolah Alam awal mulanya kita ingin ada kontribusi untuk Bangka Barat bagaimana kita buka sekolah dengan konsep belajar di alam bukan home scholing maka dari kita berkarbolasi dengan beberapa pihak terkait dan akhirnya bisa kita bentuk sekolah alam dengan luas 1,2 hektar dan akan ada penambahan lahan lagi “ kata dia.
Nuansa sekolah alam ini bukan sekolah formal tapi non formal dari tingkat SD sampai SMA, waktu belajar sekitar 5 jam tentang pengenalan alam sama permainan tradisioanal dengan kategori umur 7 tahun sampai umum sampai pegawai - pegawai Pemerintah Daerah, Komunitas dan masyarakta umum dengan biaya Rp. 20.000,- satu orang dengan komunitas atau kelompok sebanyak 20 orang untuk biaya operasional sekolah alam ini atau sekitar 4 juta - an untuk tripnya selain itu sekolah alam ini juga bisa di jadikan wisatauntuk masyarakat sekitar dan luar Daerah jika ingin melihat atau bermain Out board yang telah di sediakan oleh panitia sekolah alam sambil melihat lihat keanekaragamannya dan disediakan saung saung atau tempat tempat berteduh untuk acara rapat serta acara lainnya “ tutur trinanda”
Tampak dihadiri Bupati Bangka Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Kepala OPD Bangka Barat, Kapolres Bangka Barat, Perwakilan Dandim 0431/ Bangka Barat, Perwakilan Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Ketua TP PKK Bangka Barat besama anggota, Kades dan Kadus Desa Belo Laut, RT/RW , Ketua dan Pengurus Yayasan Manumbina Amanilla Bangka Barat, serta Masyarakat sekitar. ( ded)
Dalam sambutannya Bupati berkata “ Telah hadir Sekolah Alam pertama kalinya yang ada di Kabupaten Bangka Barat, ini merupakan hal yang baik untuk kita semua dan sebagai contoh bagi sekolah alam lainnya “ ujarnya
H. Sukirman, S.H berharap walaupun di masa pandemi ini kita bisa tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan juga dengan sekolah alam ini Pemerintah Kabupaten Bangka Barat ikut mendukung dan bersinergi akan berdirinya seoklah alam ini danuntuk kedepannya bisa membentuk karakter anak yang cinta alam dan lingkungan sekitar untuk membentuk generasi anak yang terampil, cerdas di era digital ini “ harapnya”
Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat akan mendukung dan bersinergi keberadaan sekolah alam ini serta mengajak Chairul Amri Rani beserta jajarannya agar tetap semangat dan jangan berhenti berbuat yang terbaik untuk kemajuan Pendidikan yang ada di Bangka Barat yang kta cintai “pungkasnya”
Ketua Panitia Sekolah Alam Suryadi berkata “Alhamdulillah Sekolah Alam ini di buka sedikit demi sedikit dan terwujud berkat dukungan Pemerintah Daerah Kabuapten Bangka Barat dan Swasta yang ada di Bangka Barat “ujarnya
“Terima kasih Kepada Pemerintah Bangka Barat atas pelaksaannya sampai hari ini bisa berjalan dengan lancar” kata suryadi
Sebagai Kepala Sekolah Alam Chairul Amri Rani berkata “ tujuan sekolah untuk membentuk potensi bakat anak seperti apa bukan akademi yang jadi prioritas tapi membentuk karakter anak itu seperti apa keinginan anak tersebut dan akan kita ajarkan tentang akhlak serta prilaku si anak sehari hari dengan kejenuhan anak di ruang kelas bisa datang dan belajar di Sekolah Alam Wisata Edukasi ini “ ungkapnya
Dalam penuturannya Yulius Trinanda sebagai Ketua Pengurus Sekolah Alam awal mulanya kita ingin ada kontribusi untuk Bangka Barat bagaimana kita buka sekolah dengan konsep belajar di alam bukan home scholing maka dari kita berkarbolasi dengan beberapa pihak terkait dan akhirnya bisa kita bentuk sekolah alam dengan luas 1,2 hektar dan akan ada penambahan lahan lagi “ kata dia.
Nuansa sekolah alam ini bukan sekolah formal tapi non formal dari tingkat SD sampai SMA, waktu belajar sekitar 5 jam tentang pengenalan alam sama permainan tradisioanal dengan kategori umur 7 tahun sampai umum sampai pegawai - pegawai Pemerintah Daerah, Komunitas dan masyarakta umum dengan biaya Rp. 20.000,- satu orang dengan komunitas atau kelompok sebanyak 20 orang untuk biaya operasional sekolah alam ini atau sekitar 4 juta - an untuk tripnya selain itu sekolah alam ini juga bisa di jadikan wisatauntuk masyarakat sekitar dan luar Daerah jika ingin melihat atau bermain Out board yang telah di sediakan oleh panitia sekolah alam sambil melihat lihat keanekaragamannya dan disediakan saung saung atau tempat tempat berteduh untuk acara rapat serta acara lainnya “ tutur trinanda”
Tampak dihadiri Bupati Bangka Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Kepala OPD Bangka Barat, Kapolres Bangka Barat, Perwakilan Dandim 0431/ Bangka Barat, Perwakilan Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Ketua TP PKK Bangka Barat besama anggota, Kades dan Kadus Desa Belo Laut, RT/RW , Ketua dan Pengurus Yayasan Manumbina Amanilla Bangka Barat, serta Masyarakat sekitar. ( ded)

Komentar